Tribratanews Polda Kaltara

Mengaku Nyaris di Rudapaksa, Polres Malinau Pastikan Hoax

MALINAU – Baru-baru ini dunia maya dihebohkan dengan viralnya seorang remaja wanita yang hendak mengalami percobaan pemerkosaan di jalan Trans Kaltara (Kalimantan Utara) Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau menuju KTT (Kabupaten Tana Tidung) beberapa waktu lalu, Minggu (8/5).

Akibat viralnya kejadian tersebut di media sosial, Hal ini sempat meresahkan masyarakat Kabupaten Malinau, Karena dalam kejadian tersebut serupa telah terjadi lebih dari sekali dengan target pengendara sepeda motor perempuan di malam hari.

Kasat Reskrim Polres Malinau IPTU Wisnu Bramantio, S.Tr.K., S.I.K. saat dijumpai menjelaskan, pada saat mendapatkan informasi tersebut, adanya informasi dari masyarakat penguna akun media sosial instagram yang mengirimkan pesan kepada akun atau admin @malinauku melalui DM (Direct Massage), Satreskrim Polres Malinau dengan quick response melakukan penyelidikan terkait informasi-informasi yang beredar untuk di kembangkan dengan mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), memeriksa beberapa saksi dan ditemukan fakta bahwa berita itu tidak benar atau Hoax.

“Naiknya kasus tersebut di media sosial telah menarik perhatian publik, Akhirnya setelah melakukan langkah-langkah quick response kami dengan mendatangi TKP dan memeriksa beberapa saksi, ditemukan fakta bahwa kejadian ini sebenarnya tidak ada,” ujar Wisnu Bramantio

Dari hasil pemeriksaan Sat Reskrim Polres Malinau, diketahui bahwa motif pelaku (NV) pengirim pesan kepada akun atau admin @malinauku telah merekayasa kejadian yang dialaminya karena takut dimarahi yang diketahui mengalami kecelakaan saat menggunakan motor kakaknya tanpa izin.

NV pengirim pesan kepada akun atau admin @malinauku yang menyebarkan informasi tersebut melalui media sosial instagram miliknya juga telah menyampaikan klarifikasi permohonan maaf melalui video yang diunggah di media sosial.

“Atas viralnya kejadian tersebut, NV dan keluarga sudah memohon maaf melalui video klarifikasi berdurasi 33 detik di media sosial dan telah menghapus postingan media sosial terkait informasi palsu tersebut,” terang Kasat Reskrim IPTU Bramantio, S.Tr.K., S.I.K.

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Malinau IPTU Wisnu Bramantio, S.Tr.K., S.I.K. menghimbau kepada masyarakat untuk bijak mengelola informasi sebelum menyebarluaskan, dan apabila mengetahui atau melihat adanya kejadian yang meresahkan warga masyarakat agar melaporkan ke kantor Polisi terdekat.

“Bagi penguna media sosial, agar masyarakat meneliti kebenaran informasi sebelum menyebarluaskannya, Be Smart Netizen, Saring Sebelum Sharing, jika mengetahui kejadian yang meresahkan warga laporkan ke pihak yang berwajib atau kantor Polisi terdekat,” tutupnya

#Agg